Makin Minim Penemuan Body Part Penumpang Pesawat Lion Air JT610

Home / Berita / Makin Minim Penemuan Body Part Penumpang Pesawat Lion Air JT610
Makin Minim Penemuan Body Part Penumpang Pesawat Lion Air JT610 Suasana evakuasi serpihan pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat (Foto: Dokumen TIMES Indonesia)

TIMESMINAHASA, JAKARTA – Sampai hari ke 12 operasi SAR yang dilakukan Basarnas dalam upayanya mencari dan mengevakuasi penumpang pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat mulai minim dan Jumat (9/11/2018) tadi hanya satu kantong jenasah yang dievakuasi.

Kantong jenasah yang berhasil dievakuasi itu kemudian diberi label tim DVI di Posko Terpadu JICT 2 Pelabuhan Tanjung Priok sekitar pukul 12.30 WIB dan selanjutnya dikirim ke RS Polri Kramat Jati.

"Jadi Total jenazah yang telah berhasil kami evakuasi selama ini sebanyak 196," kata Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat konferensi pers di Posko Terpadu pukul 18.30 WIB.

Proses pencarian hari ini diawali dengan operasional Remotely Operated Underwater Vehicle (ROV) yang dikombinasikan dengan Ping Locator untuk mendeteksi sinyal Cockpit Voice Recorder (CVR) yang belum ditemukan. Kombinasi 2 alat tersebut menyapu dasar laut mulai pukul 17.00 WIB kemarin (Kamis, 8/11/2018) hingga pukul 02.00 WIB dinihari tadi. Anchor point menggunakan Kapal Baruna Jaya I milik BPPT persis di atas crashsite pesawat dengan radius 250 meter.

Hasilnya, ROV mengirimkan citra atau gambar yang diduga kuat bodypart korban pada 3 point atau koordinat yang selanjutnya diberi marking (tanda).

On Scene Commander (OSC) atau pengendali lapangan kemudian membagi tim penyelam dalam 3 Search and Rescue Unit (SRU) untuk penyelaman di 3 spot yang sudah diberi marking tersebut.

Penyelaman dilaksanakan 2 sorty. Sorty pertama mulai pukul 07.00 - 11.00 WIB dan berhasil menemukan bodypart. Setelah itu, semua tim kembali untuk melaksanakan shalat Jumat di atas geladak KN SAR Basudewa. Setelah makan siang, shorty kedua kembali dilaksanakan pada pukul 12.30 - 17.30 WIB dan tidak membuahkan hasil.

Basarnas dalam pencarian ini mengerahkan 40 penyelam dari Basarnas Special Group (BSG). Sedangkan unsur yang terlibat meliputi Kapal Baruna Jaya I, tim KNKT yang fokus mencari CVR, KN SAR Basudewa sebagai OSC, KN SAR Sadewa, 2 unit Rubber Inflatable Boat (RIB) dan 4 unit Ruber Boat (perahu karet).

Untuk operasi SAR yang dilakukan Basarnas dalam upayanya mencari dan mengevakuasi penumpang pesawat Lion Air JT610, Sabtu (10/11/2018) esok hari, masih dengan menggunakan pola dan lokasi penyapuan yang sama. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com