Pilgub Jatim 2018

Saat Blusukan, Khofifah Sempatkan Mengucap Selamat Harlah PMII ke-58

Home / Berita / Saat Blusukan, Khofifah Sempatkan Mengucap Selamat Harlah PMII ke-58
Saat Blusukan, Khofifah Sempatkan Mengucap Selamat Harlah PMII ke-58 Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Pelatihan Kader Lanjut (PKL) PMII Bangkalan (FOTO: Istimewa)

TIMESMINAHASA, MALANG – Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 1, Khofifah Indar Parawansa mengucapkan selamat hari lahir untuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di sela kegiatan blusukan di Pasar Pucang, Surabaya, Selasa (17/04/2018).

"Selamat ulang tahun PMII yang ke-58, saya adalah salah satu kader yang merintis proses pergerakan di PMII, saya merasa dibesarkan oleh PMII," ungkap mantan Ketua Umum PMII Surabaya 1986 itu.

Khofifah juga mengaku dirinya adalah ketua umum PMII perempuan pertama, yang juga tak mudah mendapatkan amanah itu karena pada masa itu kepemimpinan perempuan dianggap tabu.

Namun berkat komunikasi dan komitmen yang baik, akhirnya dirinya dapat terpilih menjadi Ketua Umum PMII Surabaya 1986.

"Saya adalah ketua umum perempuan pertama di Indonesia. Waktu itu resistensi dari banyak senior juga cukup tinggi, namun saya mencoba membangun komunikasi, sehingga pada akhirnya para senior-senior yang resisten terhadap kepemimpinan di PMII akhirnya dapat membangun kesepahaman," tambah mantan Mensos ini.

Khofifah juga sempat menjadi ketua Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri di masa kepemimpinan almarhum Iqbal Assegaf.

"Saya juga pernah menjabat sebagai ketua PB Kopri, di masa kepemimpinan sahabat Iqbal Assegaf."

Mantan Mensos ini juga sangat mengharapkan agar para kader PMII agar terus berjuang untuk memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara ini dengan tetap memperhatikan kewajiban akademiknya sebagai mahasiswa.

"Saya berharap agar PMII tetap membawa visi-misi progresifitas membangun negeri dengan seluruh produktifitas yang mereka bisa lakukan sebagai seorang mahasiswa. Sisi kemahaaiswaan berarti ada nilai akademik yang juga harus diperjuangkan, nilai objektifitasnya. Dan saya berharap bahwa meskipun aktif di pergerakan harus tetap wajib menjaga akademik," ujar Khofifah(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com